Atasan Tim Honda MotoGP Menunjukkan Bukti Insiden Jatuhnya Rossi Kesalahan Sendiri

0
52

KORANPOLITIK.COM – Atasan Honda, Bernama Alberto Puig menilai insiden jatuhnya Valentino Rossi Bukan kesalahan dari Marc Marquez.

Alberto Puig mengklarifikasi rekaman tersebut terjadi pada putaran ke-20.

Menyatakan, Bahwa Rossi melakukan pengereman yang kurang tepat pada lintasan yang basah.

“Masalah yang di alami Valentino Rossi, pada saat Anda melihat siaran televisi, waktu belokan tersebut terdapat genangan air dekat garis,” ungkap Alberto Puig.

Pada saat itu, Valentino Rossi terlihat sedang mengerem, dan dia seharusnya melepaskan remnya sebelum akhirnya terjatuh, ungkap Alberto Puig.

Alberto Puig menyimpulkan bahwa insiden tersebut menimpa Marc Marquez dengan Valentino Rossi yang membuat penalti pada Marc Marquez.

Dan akhirnya, Melibatkan Mark Marquez dari tim repsol tersebut finish di posisi ke-18, karena Race Director mengurangi catatan waktunya 30 detik.

Permohonan Maaf Ditolak

Atasan Honda, Alberto Puig mengomentari bahwa yang dilakukan para kru Movistar Yamaha menolak untuk menemui Valentino Rossi.

Pada saat balapan berakhir, Marc Marquez ingin meminta maaf kepada Valentino Rossi, tetapi para kru Movistar Yamaha menolak.

Alberto Puig mengomentari bahwa para kru dari tim Movistar Yamaha yang tidak mengizinkan Marc Marquez untuk meminta maaf langsung kepada Valentino Rossi.

Alberto Puig menyadari bahwa saat ini para kru tim Movistar Yamaha sedang tidak bahagia dengan hasil yang diraih oleh Valentino Rossi di Termas de Rio Hondo.

Namun, tim Repsol Honda tidak bisa berbuat banyak selain meminta maaf dengan apa yang terjadi di MotoGP Argentina.

“Akan tetapi, sekali lagi ini adalah balapan dan apa yang bisa kami perbuat? kami datang ingin meminta maaf, dan tidak ada yang bisa kami lakukan lebih saat itu,” ungkap Alberto Puig.

Dan insiden tersebut harus membuat Valentino Rossi finish di posisi ke-19 pekan ini.

Sedangkan Marc Marquez harus turun juga ke posisi ke-18 karena mendapatkan penalti akibat perbuatannya tersebut.

Atasan Movistar Yamaha, Lin Jarvis mengungkapkan tidak terima perbuatan Marc Marquez yang membahayakan Valentino Rossi tersebut.

“Sebagai tim kami tidak bisa menerima perlakuan yang dilakukan oleh Marc Marquez,” ungkap Lin Jarvis dari Motorsport.

Kami juga mendatangi Race Direction untuk membuat posisi kami jelas dan Valentino Rossi datang untuk menyatakan opininya secara langsung. Saat ini kami harus menunggu keputusan dari Race Direction dan FIM, jelasnya.

“Mereka sudah memutuskan dan memberikan sanksi pada Marc Marquez dengan memberikan penalti 30 detik di balapan,” ungkap Lin Jarvis.

Valentino Rossi juga mengungkapkan takut saat berada dekat dengan Marc Marquez di lintasan. ini tidak hanya untuk kami tapi juga untuk seluruh bagian MotoGP,” ungkapnya.

“Sesudah itu saya sedang tidak tertarik berbicara dengan tim dan kru Honda ataupun Marc Marquez. Dia mencoba mendatangi kami pada saat itu dalam waktu yang tidak tepat,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here