Merasa Kesal Dibully Jaksa, Fredrich Yunadi Membawa Bakpao Ke Persidangan

0
44

 

Fredrich Yunadi Terdakwa merasa dirinya selalu dibully oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didalam persidangan. Menurut Fredich Yunadi, hal tersebut selalu saja terjadi saat jaksa menanyakan saksi seputar benjolan di dahi Setya Novanto yang sebesar bakpao.

Di dalam persidangan, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selalu mengonfirmasi para saksi mengenai luka yang dialami Setya Novanto seusai kecelakaan pada 16 November 2017 silam.

Pada saat itu, Fredrich Yunadi menyebut luka di dahi Setya Novanto mengeluarkan darah dan benjol hingga sebesar bakpao. Padahal, para perawat dan dokter yang menjadi saksi mengatakan bahwa luka yang dialami Setya Novanto hanya luka ringan berupa goresan.

Selain itu, luka tersebut juga tidak sampai mengeluarkan darah. Namun, Fredrich Yunadi merasa konfirmasi jaksa malah menjadi upaya untuk membully dirinya.

Fredrich Yunadi lalu kemudian mengeluarkan sepiring kecil yang berisikan  bakpao mini.

“Mohon izin sebelumnya ini adalah bakpao. Jika mengatakan bakpao sebesar piring ini pak, Mungkin yang mengatakan otaknya sepiring ini pak,” uangkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here