Meminta Kepada Jokowi Untuk Menghentikan Kasus Rizieq, Berikut Tanggapannya

0
53

Persaudaraan Alumni (PA) 212 meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menghentikan proses hukum kasus pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Diungkap Staf Khusus Presiden Johan Budi untuk menanggapi pertemuan PA212 dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu di salah satu masjid di Bogor.

“Pada pertemuan itu salah satu hal yang disampaikan Persaudaraan Alumni (PA) 212 adalah untuk menghentikan proses hukum terhadap apa yang disebut sebagai kriminalisasi seperti Habib Rizieq Shihab,” Ungkap Johan di komplek Istana Negara, Jakarta Jum’at (27-04-2018).

Pendapat Johan, Persaudaraan Alumni (PA) 212 meminta Agar Presiden Jokowi mendorong kepolisian menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidik (SP3) pada kasus Habib Rizieq Shihab dan Presiden Jokowi menolaknya.

“Ketika menanggapi permohonan itu, Presiden Jokowi menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum, dan menunggu proses hukum yang profesional, Presiden tidak ingin melakukan intervensi terhadap proses hukum,” Ungkap Johan.

Pada tanggal 29-05-2017, Kepolisian Daerah Metro Jaya menetapkan Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka dalam kasus pornografi terkait percakapannya yang diduga ia dan Firza Husen.

Sebelum, beredar foto Jokowi yang bertemu dengan Persaudaraan Alumni (PA) 212 di salah satu masjid di Bogor pada 22-05-2018.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlihat sedang berdiri diapit pengurus Persaudaraan Alumni (PA) 212, di antaranya Yusuf Marta, Slamet Maarif, Usamah Hisyam, Sobri Lubis, dan Al-Khaththath.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here