Mengenaskan, Calon Suami Membunuh Calon Pengantinnya

0
25
Stefanus tersangka yang yang melakukan pembubuhan terhadap calon pengantinnya di Jalan Alaydrus, Petojo Utara, Jakarta Pusat, Senin (07-05-2018).

Kasus pelaku pembunuhan sadis yang dilakukan oleh Stefanus (25) terhadap calon pengantinnya, Laura (41) terungkap.

Kasus pembunuhan sadis yang disertai pembakaran terhadap calon pengantinnya bermula dari pertemuan mereka di sebuah lapangan bulutangkis.

Sebelum berniat menjalin hubungan ke jenjang pernikahan, Stefanus awalnya mengenal Laura saat berada di satu lapangan bulu tangkis di wilayah Jakarta Barat.

Laura juga memiliki prestasi lulusan S-2 Australia memiliki hobi bermain bulutangkis tidak sengaja bertemu dengan Stefanus yang berprofesi sebagai sopir taksi online di lapangan bulu tangkis.

“Mereka itu kenal dekat karena sama-sama hobi bermain bulutangkis. Karena sering bertemu dan bermain bulutangkis bersama makanya mereka jadi dekat,” Ungkap Eko.

Keduanya sering bermain bulutangkis di Lapangan yang berada di daerah Jelembar dan di daerah Pantai Indah Kapuk.

Karena memiliki kesamaan hobi tersebut, keduanya yang selisih usia 16 tahun itu semakin dekat dan akhirnya berpacaran.

Setelah menjalin hubungan, mereka pun memutuskan untuk menikah, Rencananya kedua pasangan tersebut akan menikah pada Agustus 2018 mendatang.

Mereka juga sudah melakukan sesi foto Prewedding, Rabu lalu (02-05-2018).

Pertengkaran

Usai melakukan sesi foto Prewedding di Ancol, Jakarta Utara, keduanya pun terlibat cekcok mulut.

“Rabu tanggal 02-05-2018, Stefanus dan Laura saling cekcok, sehabis foto Prewedding di Ancol, mereka kembali ke rumah dan kembali cekcok,” Ungkap Tahan.

Pembunuhan

Motif oelaku menghabisi nyawa korban karena sakit hati sebab sering direndahkan.

“Korban Laura juga sering merendahkan derajat laki-laki bahwa ia berkata numpang hidup dan akhirnya muncul percekcokan,” Ungkapnya.

Usai membunuh Laura, Stefanus sempat pulang ke rumahnya di Kampung Janis, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat.

Tujuan ia untuk meminta bantuan temannya agar ikut membantunya membakar jasad Laura.

Karena panik Stefanus lalu membeli bensin terlebih dahulu sebelum membakar Laura.

Pelaku membakar pakaian beserta korban dengan tujuan menghilangkan jejak.

Akhirnya Stefanus membuang jasad korban dipinggir laut namun masih terlihat dan pada akhirnya ditahan menggunakan batu.

Asal Mula Kasus Terungkap

Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh mengatakan kasus ini terungkap setelah rekan ST yakni AZ melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Tambora, Jum’at (04-05-2018).

Hal itu lantaran ST sempat menyimpan jasad LR ke dalam mobilnya yang diparkir di daerah tempat tinggal di Pekojan, Tambora, Jakarta Barat.

“Pada saat itu korban juga dibungkus dengan beberapa kain sprei di dalam mobil pelaku,” Ungkap Iver di Mapolsek Tambora Jakarta Barat, Sabtu (05-05-2018).

Ditemukan Jasad Korban

Kapolsek Tambora, Kompol Iver Son Manossoh mengatakan, tidak berselang lama setelah laporan tersebut, pihaknya mendapatkan informasi adanya penemuan mayat di pantai Karang Serang, Kabupaten Tangerang.

Pihak mereka langsung mendatangi lokasi tersebut namun mayat tersebut sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Tangerang.

“Di lokasi kita juga menemukan bercak darah dan bekas bakaran, saat kita datangi ke rumah sakit kondisi mayat sudah mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya,” Ungkap Iver Son Manossoh.

Sementara itu, berbekal keterangan dari AZ, tidak membutuhkan waktu lama bagi polisi untuk menangkap ST.

Ia ditangkap di wilayah Pekojan, Tambora, Jakarta Barat.

“ST langsung kita jadikan tersangka, sedangkan keempat rekannya termasuk AZ masih sebagai saksi dan akan didalami keterlibatannya,” Ungkap Iver Son Manossoh.

Penyidik menjerat Stefanus dengan pasal 338 KUHP ancaman 15 Tahun Penjara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here