Densus88 Menggeledah 3 Tempat Teroris Yang Menyerang Polda Riau

0
21

Densus88 Antiteror Polri langsung beraksi usai terjadi penyerangan terhadap Mapolda Riau, Rabu kemarin (16-05-2018).

Diketahui, empat yang terduga teroris berhasil ditembak mati oleh kepolisian. Sementara satu orang terduga teroris berhasil diamankan setelah melarikan diri.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Syahar Diantoro mengatakan Densus88 langsung melakukan penggeledahan di tiga tempat terduga teroris yang tewas bernama Adi Sufiyan, Mursalim, dan Suwandi.

Saat digeledah, rumah tersebut dalam keadaan kosong, tetapi polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa Senapan angin, Busur panah, Anak panah, dan buku tentang jihad.

Di rumah yang berlokasi di Jl. Raya Lubuk Gaung RT. 03 Kel. Lubuk Gaung Kec. Sei Sembilan Kota Dumai, Densus88 berhasil mengamankan dua orang.

“Mengamankan HAR (42), kakak kandung Suwardi, serta NI, ibu kandung dari Suwardi,” ungkapnya.

Dan selanjutnya, pada pukul 14:00 WIB, penggeledahan dilakukan di rumah Adi Sufiyan, di Jl. Pendewo Gg. Mekar RT. 08 Kel. Bukit Batrem l Kec. Dumai Timur Kota Dumai.

Densus88 mengamakan tiga anggota keluarga dari Adi Sufiyan, Yakni SW, ibu kandung pelaku, dan dua adik pelaku HD dan YEP.

Setelah itu , Densus88 juga mengamankan tiga orang lain yakni AS, DS, dan SY alias IJ, di tiga lokasi berbeda.

AS diamankan di Jl. Pendawo Gg. Setia RT. 07 Kel. Bukit Batrem l Kec. Dumai Timur Kota Dumai. DS, diamankan di tempat kerjanya di Jl. Gatot Subroto Km 7 Kec. Dumai Barat.

Sementara SY, penjual makanan ringan menggunakan becak motor, diamankan di kedaiharian Jl. Dr. Wahidin Kel. Bagan Keladi Kec. Dumai Barat Kota Dumai.

Sehingga total jumlah yang diamankan Densus88 pasca penyerangan di Mapolda Riau ada 8 orang.

Syahar mengatakan pihaknya tengah melakukan pemeriksaan dan pendalaman kepada kedelapan tersangka tersebut.

Dari penangkapan tersebut, kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya :

  • 1 Senapan Angin
  • 2 buah pisau
  • 1 buah dompet berwarna hitam
  • 1 plastik paku
  • 1 keping VCD berjudul Umar bin Khattab
  • KTP atas nama Harmidi
  • 1 buah kitab bertuliskan ‘Fadhail Amal’
  • 1 buah kitab ‘Al Hakam’
  • 1 buah kotak berisi gulungan tembaga
  • beberapa buku tentang jihad dan ISIS

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, delapan orang ditangkap di sejumlah daerah di Provinsi Riau pascaserangan teroris di Markas Polda Riau.

Ia menuturkan, pengungkapan itu dilakukan tim gabungan Mabes Polri, Polda Riau, dan Polres. Kepolisian akan terus melakukan pengembangan dari pengungkapan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here