Warga Digegerkan Dengan Penemuan Mayat Dalam Kardus

0
33
Rika Karina yang menjadi korban pembunuhan, jasadnya juga ditinggalkan didalam kardus di Jalan Karya Medan, Rabu (06-06-2018).

Rika Karina alias Huang Lisya (21) merupakan sosok mayat perempuan muda yang di temukan di dalam kardus.

Identitasnya diketahui usai surat berkendara yang ditemukan dalam sepeda motor bersama kardus berisi jasad Rika Karina di sekitar Jalan Karya Rakyat, Medan, Rabu (06-06-2018) sekitar pukul 02:00 WIB.

Terkait soal siapa yang bertanggung jawab menghilangkan nyawa Rika Karina dan dengan tega membuang jasadnya di dalam kardus masih menjadi misteri.

Namun demikian, keluarga mencurigai sosok pacar yang selama ini identitasnya masih disimpan statusnya oleh korban. Hal ini disampaikan oleh keluarga korban.

Robi (31) warga Delitua yang merupakan sepupu korban Rika Karina (21) alias Huang Lisya mengatakan bahwa saat kejadian, korban membawa sepeda motor Honda Scoopy bermotor polisi BK 5875 ABM, yang merupakan milik Toni yang tidak lain adalah sepupu korban.

Pak Faisal sempat bertanya kepada Toni, apakah benar STNK kendaraan itu miliknya. Toni juga mengatakan iya bahwa kendaraan tersebut adalah miliknya yang dibawa oleh Rika Karina alias Huang Lisya untuk bekerja di tempatnya di salah satu gerai komestik di Plaza Millenium.

“Kami dikasih kabar sekitar jam 04:00 WIB saat polisi kerumah. Baru paginya jam 07:00 WIB datang ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan,” ungkap Robi.

Terkait dengan pelaku pembunuh Rika Karina apakah sudah ditemukan atau belum, Robi mengatakan belum mendapatkan kabar lebih jauh.

“Tetapi dicurigai orang dekatnya yang membunuh, mungkin pacarnya,” ungkap Robi.

Robi menceritakan bahwa selama ini, Rika Karina lebih banyak menghabiskan waktu tinggal di Marelan. Tepatnya di Komplek Pesona Malibu di Jalan Inspeksi, Pasar l Marelan.

“Kalau yang di Tanjung Morawa itu rumah orangtua kandungnya. jika ada libuaran Rika sering main ke rumah orangtuanya,” ungkap Robi.

Seperti yang diketahui jasad Rika Karina ditemukan oleh Darwis seorang penjual martabak. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi tubuh dilipat dan dimasukkan ke dalam kardus diletakkan di atas kereta Honda Scoopy dengan pelat nomor BK 5875 ABM yang terparkir di Jalan Karya Rakyat Gang Melati 1, tepatnya di samping gereja HKBP Ampera, Sei Agul.

Kendaraan tersebut diduga ditinggalkan pengemudinya dalam keadaan mesin mati akan tetapi lampu tetap menyala.

Warga kemudian menghubungi pihak kepolisian. Saat kardus sedikit dibuka, terlihat bentuk tangan dan kaki manusia.

Ternyata isinya tubuh perempuan berlumur darah yang dibalut plastik tas, dan dilakban. Pada bagian leher dan tangannya dan ada luka bekas benda tajam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here